
Universitas Islam Tazkia Bogor – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Tazkia kembali menyelenggarakan agenda rutin bertajuk LPM Talk series ke-38 yang kali ini mengangkat tema: “Sosialisasi Alur Penerimaan Mahasiswa Pindahan dan Ekstensi di Universitas Islam Tazkia” yang disampaikan oleh Kasubag Admisi dan Sale yaitu bapak Usnaeni, A.Md. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Juli 2025 / 25 Muharram 1447 H dan peserta LPM Talk kali ini cukup banyak dari berbagai kalangan.
Agenda rutin ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi aturan yang berlaku di kampus untuk seluruh civitas akademika tazkia. “Tazkia terbuka untuk siapapun yang ingin belajar disini, namun perlu ada ketentuan dan aturan khusus agar tetap bisa menjaga validitas data demi tercapainya penajaminan mutu berkualitas” disampaikan oleh bapak Ust. Asnan Purba, Lc., M.Pd.I, selaku Kepala LPM dalam sambutannya. Dengan demikian Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) rutin melaksanakan LPM Talk Series sebagai sarana sosialisasi.
Dalam pemaparan yang disampaikan bapak Usaneni tentang bagaimana alur penerimaan mahasiswa baru baik pindahan maupun ekstensi ini menjadi sangat penting, karena krusial jika kita mengolah data yang keliru dan pasti akan berdampak kepada mahasiswa.
Dilengkapi dengan sesi diskusi oleh peserta yang hadir, sampai dengan pendalaman materi seputar pelaporan PDDikti ternyata civitas yang bertugas dalam pengelolaan dan menjaga data ini adalah semua bidang, mulai dari tim penerimaan mahasiswa, akademik, prodi, fakultas, dosen dan lainnya. Sehingga bisa kita simpulkan bahwa harus ada kesamaan data yang dikelola, sebagai usulan konkritnya yaitu harus adanya “Pusat Data yang Terintegrasi satu sama lain”.
Dengan dilaksanakannya LPM Talk ke 38 kali ini diharapkan para peserta memahami prosedur dan ketentuannya. kegiatan LPM Talk Series ini diharapkan bisa menjadi media sosialisasi kebijakan yang berlaku di kampus Tazkia.
Acara ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan foto bersama.
Salam LPM TerBaiK (Terdokumentasi, Berkualitas, Kompeten)
